GET MORE HUMAN REFERRAL EASY AND FAST

GET MORE HUMAN REFERRAL EASY AND FAST

Thursday, October 28, 2010

Pengelolaan Tata Air Mikro pada Pengembangan Lahan Gambut Pasang Surut Di Indonesia

Di seluruh Indonesia potensi lahan rawa sekitar 162,40 juta hektar, terdiri dari 39,40 juta hektar lahan rawa pasang surut (24%) dan sekitar 123 juta hektar lahan rawa non pasang surut (75%), tersebar dibeberapa pulau terutama pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua. Dari jumlah potensi lahan rawa pasang surut tersebut, baru sekitar 2 juta hektar lahan rawa pasang surut telah direklamasi untuk pengembangan budidaya pertanian dan pemukiman. Upaya pengembangan ini dilakukan baik oleh penduduk setempat maupun oleh pemerintah.

Dari ketiga pulau berareal rawa besar (Sumatera, Kalimantan dan Papua), daerah potensi pengembangan rawa pasang surut utama salah satunya adalah propinsi Kalimantan Tengah. Di propinsi Kalimantan Tengah sampai saat ini masih banyak wilayah potensial yang belum dikembangkan secara terpadu sehingga pemanfaatannya belum optimal untuk peningkatan taraf hidup masyarakat setempat, ketahanan pangan regional, serta konstribusi terhadap upaya percepatan pembangunan daerah.

Sebagian besar potensi lahan rawa yang sudah tersentuh pembangunan sistem irigasi berada di lokasi bekas Proyek Lahan Gambut (Lahan Gambut Sejuta Hektar) yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau.

Potensi luas areal lahan pasang-surut (gambut) di Indonesia yang sedemikian luas dan tingkat keberhasilan pada lahan yang sudah tersentuh pembangunan yang sedemikian rendah, tentunya menjadi suatu pertanyaan dan upaya penanganan permasalahan.

Maksud pengelolaan tata air mikro pada lahan pasang-surut (gambut) adalah memberikan wacana alternatif penanganan masalah keirigasi pada lahan yang secara morfologis mempunyai elevasi diatas elevasi muka air pasang naik rencana.
Tujuan adalah meningkatkan tingkat keberhasilan pemanfaatan lahan pasang-surut di Indonesia untuk pengembangan budidaya pertanian dan upaya penyelamatan transmigran yang sudah terlajur ditempatkan pada lahan ex Lahan Gambut Sejuta Hektar.

Free Download Disini

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Komentar anda sangat kami hargai. Isikan pendapat anda tentang tulisan ini di bawah ini ...